Di Balik Layar: Sehari Bersama Rider Tether Brew di Jalanan Medan
Pukul 6 pagi, saat sebagian besar orang masih terlelap, rider kami sudah bersiap. Mari kita ikuti perjalanan seorang rider Tether Brew selama satu hari penuh.
06:00 - Persiapan Pagi
Hari dimulai dengan mengecek peralatan: mesin espresso portable, grinder, stok biji kopi, es batu, cup, dan perlengkapan lainnya. Semua harus dalam kondisi bersih dan siap pakai. Biji kopi di-grind fresh setiap pagi untuk menjaga kesegaran.
07:30 - Berangkat ke Lokasi
Setelah semua siap, gerobak mulai bergerak menuju titik strategis pertama — biasanya area kampus atau perkantoran. Rider mengaktifkan GPS tracker agar pelanggan bisa menemukan lokasi mereka di peta Tether Brew.
08:00 - 12:00 - Rush Hour Pagi
Ini adalah jam-jam tersibuk. Pesanan datang bertubi-tubi, terutama Americano dan Cold Brew. Rider harus tetap fokus menjaga kualitas setiap cup sambil melayani pelanggan dengan ramah. Rata-rata, satu rider bisa melayani 40-60 cup di jam sibuk.
12:00 - 14:00 - Rehat & Berpindah
Setelah rush hour pagi, rider menggunakan waktu ini untuk rehat sejenak, restocking es batu, dan berpindah ke lokasi baru jika diperlukan. Update stok di aplikasi juga dilakukan di waktu ini.
14:00 - 17:00 - Sore yang Produktif
Sore hari membawa gelombang pesanan kedua. Kali ini, minuman non-kopi seperti Matcha Brew dan Cokelat Brew jadi favorit. Rider terus melayani hingga stok habis atau jam operasional selesai.
17:30 - Wrap Up
Hari berakhir dengan membersihkan semua peralatan, mencatat penjualan, dan mengembalikan gerobak ke base. Satu hari yang melelahkan, tapi juga memuaskan — karena setiap senyum pelanggan adalah reward terbaik.
"Kami bukan sekadar menjual kopi. Kami membawa kebahagiaan dalam setiap cangkir, di setiap sudut Medan."